Nah, sebelum mencari tahu kenapa sianida bisa begitu berbahaya, kita kenali lebih dulu apa itu sebenarnya sianida. Sianida sendiri sebenarnya adalah insektisida dan pestisida. Namun jika digunakan sebagai racun, sianida termasuk racun yangdapat bekerja dan menyebar dengan cepat, serta sangat berpotensi mematikan. Dan jika masuk ke dalam perut seseorang dengan keasaman lambung yang cukup tinggi, sianida akan bereaksi pada tingkat yang lebih tinggi.Tidak semua orang dapat mencium bau dari sianida, karena pada dasarnya sianida tidak selalu mengeluarkan bau. Sekalipun berbau, sianida akan tercium seperti kacang almond pahit. Bentuk dari sianida ini sendiri juga beragam. Mulai dari sianidapotasium(KCN) dan sianida sodium(NaCN) yang berbentuk kristal, sertaberbentuk gas yang tidak berwarna seperti sianogen klorida (CNCI) dan hidrogen sianida (HCN).Ada beragam cara sianida dapat masuk ke dalam tubuh dan membahayakan diri kamu. Antara lain dengan menyentuh tanah yang mengandung sianida, meminum air yang sudah terkontaminasi sianida, melalui udara, dengan merokok, atau bahkan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung sianida.Apa yang Terjadi Jika Terkena Sianida?Jika seseorang terkena sianida dalam jumlah kecil, orang tersebut akan mengalami beberapa gejala seperti mual, muntah, sakit kepala, pusing, merasa gelisah, pernapasancepat, denyut jantung cepat, dan tubuh terasa lemah. Meski begitu, tidak semua orang yang memiliki beberapa gejala ini berarti mengalami keracunan sianida.Lain halnya jika seseorang sudah terkena sianida dalam jumlah besar.Ia bisa jadi mengalami denyut jantung yang melambat, hilang kesadaran, kejang, kerusakan pada paru-paru, tekanan darah rendah, dan mengalami gagal napas hinggamenyebabkan kematian.Bagaimana Sianida Bisa Membunuh?
Nah, jika kamu mulai bertanya-tanya kenapa sianida bisa sangat berbahaya, begini penyebabnya.
- *.Seberapa besarnya jumlah sianida yang masuk ke dalam tubuh, dan berapa lama orang tersebut terkena racun sangatmemengaruhi efek sianida di dalam tubuh. Dosis fatal sianida adalah 1,5mg/kg tubuh manusia. Bayangkan jika seseorang mengonsumsi lebih dari dosis yang mematikan tersebut.
- *.Saat sianida masuk ke dalam tubuh, sianida akan mencegah sel-sel di dalam tubuh untuk menggunakan oksigen. Sehingga sel-sel di dalam tubuh akan mati.
- *.Adapun organ yang akan paling mengalami kerusakan adalah otak dan jantung. Karena dibandingkan organ tubuh lainnya, kedua organ iniadalah organ yang paling banyak menggunakan oksigen.
Selain sianida yang masuk ke dalam mulut melalui makanan, gas sianida juga tidak kalah berbahaya. Bahkan, paling bahaya dibandingkan dengan jenis lainnya. Gas ini mungkin tidak terlalu berbahaya jika ada di ruangan terbuka, karena dapat menyebar dan menguap. Namun lain halnya jika gas tersebut ada di dalam ruangan tertutup.Sebenarnya sianida juga terdapat didalam makanan yang mungkin kamu temui sehari-hari. Namun, tentu masih dalam jumlah yang rendah. Misalnya saja di dalam kacang almond, biji aprikot, biji jeruk, bijiapel, ubi kayu, rebung, kacang lima, tapioka, dan lubang yang terdapat di dalam buah. Selainitu, sianida juga terdapat di dalam asap kendaraan, asap rokok, beberapa jenis alga, bakteri, dan jamur.Meski sianida terdapat di dalam beberapa jenis makanan yang mungkin kamu temui sehari-hari, sebenarnya bisa dikatakan cukup aman asal kamu mengolahnya dengan tepat. Umumnya, efek mematikan sianida dapat terjadi karena kecelakaan atau karena disengaja. Efek mematikannya yang cukup cepat tidak jarang dijadikan alat untuk meneror atau bahkan membunuh seseorang.
No comments:
Post a Comment